PROLOG
Hai,
apa kabarmu? Sudah cukup lama kita tak jumpa. Kau merindukanku? Sungguh? Terima
kasih. Kutunjukkan sedikit penglihatanku di sini untukmu. Hujan sepertinya
membuat pesanku untukmu menjadi terlambat, ya? Hanya sedikit cahaya yang
kulihat dan sedikit bunyi-bunyian dari burung karena takut air. Aku suka hujan,
sungguh. Aroma yang menenangkan. Adikku sedang berdiskusi dengan temannya,
Ayahku sedang istirahat, dan Ibuku sedang pergi. Anak-anak yang berlalu-lalang
berlarian bermain hujan. Lah, mereka dimarahi. Hihi.
Baiklah. Sudahkah kau membaca pesanku kemarin?
Ahh... bagaimana ini? Aku... merindukanmu.
Baiklah. Sudahkah kau membaca pesanku kemarin?
Ahh... bagaimana ini? Aku... merindukanmu.
TO BE COUNTINUED
*) Hadir setiap Sabtu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar